Dulu Ramai, Pantai Hatulian dan Habinsaran Kini Terlantar Tanpa Perhatian
- Herlambang Ichtiarto
- 22 May, 2025
Pantai Hatulian pernah ramai pengunjung pada tahun 2019. Potensi alam tersebut terus dikembangkan, terlebih semenjak permohonan dana perbaikan sebesar Rp 500.000.000 dari pemerintah desa telah disetujui oleh Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Naiknya permukaan air Danau Toba membuat
wilayah pantai Hatulian dan Habinsaran ikut terendam. Sejak saat itu, Pantai
Hatulian tidak lagi mendapatkan perawatan.
“Udah sejak air naik, enggak ada lagi
perawatan. Untuk bekas banjir dan tumbuh-tumbuhan yang terbawa banjir, masih dibersihkan
sama perangkat desa. Kalau pantainya enggak dikerjakan lagi.” Ucap X, salah
seorang pedagang Pantai Hatulian yang tidak ingin disebutkan namanya.
Dalam pantauan tim Del FM, Rabu
(21/5/2025), terlihat air Danau Toba telah menenggelamkan tempat duduk yang
tersedia di dua pantai tersebut. Jalur pejalan kaki juga telah dikerubungi
eceng gondok dan macam-macam jenis ikan.
Kayu-kayu di atas pilar-pilar batu terlihat
telah rusak parah. Warna catnya telah memudar, juga ada beberapa kayu yang
telah rusak dan hilang.
Di pantai Habinsaran, jalur pejalan kaki
telah menjadi tempat parkir kapal-kapal nelayan. Beberapa jaring penyimpan ikan
nampak terikat di pilar-pilar, lengkap dengan ikan yang masih terlihat berenang
didalamnya.
X mengaku, kini ia hanya mampu menjual tuak
yang dibeli masyarakat setempat pada malam hari. Sebelumnya, ia mampu menjual
kopi dan teh dari pagi hari untuk para wisatawan yang ingin menikmati indahnya
pemandangan dari Pantai Hatulian.
“Pemasukan saya berurang drastis. Kira-kira
kurang 90% dari yang dulu. Saya berharap pantai ini bisa balik kayak dulu lagi,
waktu ramai tahun 2019.” Ungkap X.
Kondisi terbengkalainya Pantai Hatulian dan
Habinsaran bukan sekadar kehilangan keindahan alam, tetapi juga memadamkan
sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar. Diperlukan peran aktif Pemerintah
Kabupaten Toba dan masyarakat untuk membenahi fasilitas, mempromosikan daya
tarik lokal, dan menciptakan kebijakan yang mendukung keberlanjutan pariwisata.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
