Arsik Ramaikan Panggung Kuliner Asia Tenggara 2025

top-news

Arsik menjadi menu makanan tradisional Batak yang diperkenalkan dalam ajang kuliner se-Asia Tenggara, Future Menu 2025 SEA. Berlangsung di Samyan Mirtown, Bangkok, pada Rabu (21/5/2025), ajang bergengsi ini bertujuan melihat masa depan kuliner dunia, yang dihadiri lebih dari 350 profesional industri, mulai dari chef, pengusaha, hingga para pakar kuliner.

Kompetisi ini memiliki empat tren, yaitu Street Food Couture, Borderless Cuisine, Culinary Roots, dan Diner Designed. Dalam tren Culinary Roots, Chef Gungun-Chandra Handayana memilih menyajikan makanan tradisional khas Batak yaitu arsik

"Arsik ini punya story yang kuat, sejarah bahan dan budaya juga sangat spesifik. Hanya ada di Sumatra, dan salah satu bahan utamanya adalah Andaliman," ungkap Chef Gungun dilansir dari IDN Times.

Andaliman membuat banyak peserta dari luar negeri tertarik karena karakteristiknya yang mirip dengan sichuan pepper dari Tiongkok. Mereka mengaku baru pertama kali mendengar dan mencicipi merica batak tersebut.

"Mereka bilang rasanya bahkan lebih enak dari Sichuan Pepper," tuturnya.

Selain andaliman, Chef Gungun juga memperkenalkan berbagai bahan khas Indonesia yang dipakai dalam masakan arsik. Bahan-bahan tersebut meliputi Kecombrang, buah serta batang dari Asam Cikala.

Chef Gungun menegaskan arsik adalah makanan yang punya jati diri yang kuat, yang juga mampu diadaptasi dengan berbagai cara pengolahan yang lebih futuristik. Ini merupakan hal esensial dalam konteks future menu dan standar keamanan pangan global.

"Kita gak mungkin lagi masak arsik dengan cara dikubur di tanah pakai sekam, itu tidak food safe. Namun, kita bisa tetap mendapatkan aroma khas sekam dengan cara yang lebih aman dan higienis untuk restoran.” Katanya

Untuk para pencinta masakan rumahan, Chef Gungun juga membagikan cara simpelmemasak arsik dengan standar restoran. Gunakan ikan mas yang umum dipakai, lalu blender semua bumbu hingga halus.

Selanjutnya, masukkan bumbu ke wajan, letakkan ikan di atasnya, lalu tutup wajan. Bungkus dengan baking paper dan lapisi luarannya dengan aluminium foil. Setelah itu, kukus atau panggang.

Alternatif lain bisa menggunakan kertas roti dengan lapisan aluminium foil di dalamnya. Kukus dengan suhu ideal 170-180 derajat Celsius. Untuk memasak arsik, bisa sampai dua jam dengan api kecil, agar tulangnya benar-benar empuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *