Bangga! Tim Krayon SMA Unggul Del Sabet Juara 2 Kompetisi Riset Nasional
- Herlambang Ichtiarto
- 03 Jun, 2025
Team Krayon SMA Unggul berhasil menjadi juara dua babak final Indonesia Student Research Competition (ISRC), Minggu (27/4/2025) di Gedung Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Bandung Jawa Barat. Mereka berhasil mengalahkan 512 karya tulis ilmiah di babak penyisihan secara online, dan sebelas karya tulis di babak Final.
ISRC merupakan kompetisi riset dan inovasi
antar pelajar se-indonesia berusia 11 s.d 18 tahun dalam berbagai bidang
keilmuan. Dalam kompetisi ini, siswa-siswi bersaing untuk saling menunjukkan
potensi sains mereka lewat riset ilmiah.
Ada tiga bidang ilmu pengetahuan yang
dilombakan dalam ISRC, yaitu Sains dan aplikaisnya, Teknik dan Teknologi, juga
Humaniora dan Ilmu Sosial. Tim Krayon memutuskan mengikuti bidang Humaniora dan
Ilmu Sosial, menimbang banyak fenomena menarik yang ada disekitar mereka.
“Karena kan kami tinggal di asrama SMA
Unggul Del bang. Kami merasa di sini juga banyak fenomena sosial yang menarik
yang bisa kami analisis.” Ucap Ruth Monica Jelita Manurung, salah satu personil
tim Krayon dalam wawancara dengan Del FM, Jumat (30/5/2025).
Mereka mengikuti kompetisi tersebut dengan karya
tulis ilmiah berjudul Analisis Pengaruh Frekuensi Bercermin terhadap
Kecenderungan Self-Objectification pada Remaja di Sumatera Utara.
Tim yang terdiri dari Keisha Anabelia
Zerlinda Situmorang, Rani Ebigael Simanjuntak, Ruth Monica Jelita Manurung, dan
Yvonne Zuhrielyn Sonya Kaburuan ini mengaku mendapatkan topik riset ini secara
tidak sengaja.
“Kami tuh sering banget, kalau mau
kemana-mana tuh ngaca dulu. Dari situ timbul pertanyaan, kalau manusia ngaca
terus, kira-kira bakal ada gak ya dampak negatifnya? Ketika kami riset lagi,
ternyata ada hubungannya ke self-objectification.”
Ungkap Keisha
Mereka mengaku menempuh berbagai tantangan
untuk mempersiapkan presentasi final mereka.
“Buat nyiapin presentasinya, bahannya kan
banyak. Kita juga harus memamerkan sesuatu,
otomatis ada bahan yang harus kita siapkan bang. Itulah yang lumayan
lama bang” Ujar Ruth
“Kemarin kami izin malem gitu sih bang,
sampai jam setengah 11. Karena kan jam 11 di SUD udah silent, jadi batas pulang
malemnya jam setengah 11.” Tambah Keisha
Usaha mereka terbayar lunas ketika mendapat
juara dua. Mereka mengaku merasa senang setelah melewati banyaknya persiapan
kompetisi.
“Seneng banget, dan rasanya terbayar.
Karena kami cape banget bang. Kami pulang malam sering juga nerobos hujan deras
waktu malam, dan kami juga jadi kurang tidur, apalagi ketika mendekati
keberangkatan” Kata Yvonne
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
