UMKM Tuai Penghasilan Hingga 5 Kali Lipat Di Festival Tao Toba Jou Jou
- Herlambang Ichtiarto
- 26 Jul, 2025
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bidang kuliner binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Sibolga terus menerima limpahan kunjungan wisatawan dan masyarakat. Mereka mengaku mendapatkan keuntungan yang bertambah jauh melebihi perkiraan mereka
Pemilik UMKM Saung Tabonai, Freslin Silalahi mengaku bahwa
mendapatkan keuntungan sebesar 5 kali lipat dari pendapatannya setiap hari. Ia
tidak menyangka warung makan kecilnya yang berada di Desa Onan Ganjang, Kecamatan
Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan mampu meraih penghasilan sebesar
ini
"Sangat luar biasa. Kita ga nyangka bakal seperti ini.
Semua yang kami sediakan habis, bahkan kurang. Baru hari pertama, kami udah
bisa dapat lima kali lipat dari pendapatan harian kami." Ungkap Freslin
pada Del FM, Sabtu (26/7/2025).
Freslin mengaku, makanan khas Batak masih menjadi item
paling laris di booth UMKM ya. Meski makanan ini tergolong menu paling mahal,
tapi tetap jadi item paling dicari.
“Menu kita paling laku ada Ayam Napinadar dan Ayam Gota. Tapi
buat sarapan, Mie Sop dan Lontong jadi menu favorit pendatang dan masyarakat
juga.” katanya
Freslin berharap, bahwa event-event dari bank BI yang sarat
budaya Batak dapat terus diselenggarakan. Ia juga berharap bahwa Saung Tabonai
bisa terus ikut dalam event-event berikutnya
“Kemudian, lewat masakan kami ini, makanan khas Batak bisa semakin
Go International” Tambah Freslin.
Pelaku UMKM lain, Romauli Sinurat mengaku telah mengumpulkan
keuntungan luar biasa dari hasil hari pertamanya berjualan di Festival Tao Toba
Jou Jou.
“Hari pertama kemarin, penghasilan kami sampai di angka
tujuh juta. Padahal untung penghasilan kami per bulan, itu paling kecil lima
juta” Ucap Romauli.
Romauli sendiri memiliki Holang-Holang Bakery and Resto,
sebuah UMKM yang membuat dan menjual homemade bakery dengan sistem Pre-Order. Ia
mengaku, masyarakat sangat antusias dengan produk UMKM ya.
“Tadi ada yang udah nungguin donat kita mulai dari jam 6
pagi. Padahal kita baru bisa buka di jam 9 pagi. Karena selain roti abon dan
kue kering, semuanya kami olah sendiri langsung di sini.” Ujar Romauli.
Romauli berharap, bahwa pelaksanaan Festival Tao Toba Jou
Jou di Samosir dapat terus berlangsung aman dan kondusif.
“Dengan ada acara Tao Toba Jou Jou, Samosir semakin bagus. Tahun
depan, maunya Samosir bisa jadi tuan rumah event Tao Toba Jou Jou.” Ucapnya
penuh harap.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
