Wabup Toba Desak TPL Stop Penanaman Eukaliptus di Natinggir

top-news

Masyarakat Adat Ompu Nasomalomarhohos, Dusun Natinggir, Desa Simare, Kecamatan Borbor kembali mengalami penggusuran dari PT Toba Pulp Lestari (TPL) akibat usaha penanaman pohon Eukaliptus di lahan masyarakat adat. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Toba, Audy Murphy Sitorus desak TPL untuk menghentikan aktivitas penanaman tersebut lewat surat langsung kepada manajemen PT TPL.

"Sifat surat itu sangat penting demi kekondusifan dan kenyamanan masyarakat. Kita juga meminta PT TPL agar tidak melakukan perusakan tanaman masyarakat di sana" Tegas Wabup Murphy, dilansir dari Fokus24.id, Rabu (13/8/2025)

Wabup Murphy mengungkapkan bahwa ia telah mendapat aduan tentang penggusuran Masyarakat Adat Ompu Nasomalomarhohos, baik lewat media sosial maupun pengaduan langsung ke kantor Bupati.

"Kami telah menerima tiga berkas pengaduan masyarakat bahwa masyarakat di sana telah mengalami penindasan berupa aktivitas penanaman Eukaliptus dan pengrusakan tanaman warga. Maka kita perlu berikan sikap teags demi kekondusifan" Ucap Wabup Murphy

Sikap tegas Wabup Murphy ini menuai pujian dari pendeta Ressort HKBP Lumbanjulu, Pendeta (Pdt.) Jurito Sirait. Ia dikenal dengan kepeduliannya kepada isu lingkungan, juga cara mengungkapkan pendapatnya yang lugas, berani, dan tegas.

"TPL hentikan semua kegiatanmu di Natinggir!!!! Terima kasih buat Wakil Bupati Toba bapak Audi Murphy Sitorus" Puji Pdt Jurito dalam unggahan facebooknya, Rabu (13/8/2025)

Sebagai informasi, surat terguran tersebut bernomor 100/1910/Setda-Pem/2025 ditujukan kepada Pimpinan PT Toba Pulp Lestari Tbk yang dikirim Rabu, 13 Agustus 2025, dengan tembusan kepada Camat Borbor, Kepala Desa Simare, Pdt. Jurito Sirait, Sahala Pasaribu, dan Parasman Pasaribu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *