Kabupaten Toba terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi di bidang kesehatan melalui pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk skrining penyakit paru. Inovasi tersebut diwujudkan melalui SIGAP-AI (Smart Intelligent Guidance for Analysis and Prediction), sebuah sistem berbasis AI yang dikembangkan bersama mahasiswa Tugas Akhir Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Del (IT Del).
SIGAP-AI merupakan fondasi awal pengembangan sistem Multimodal AI yang dirancang untuk membantu proses skrining penyakit paru melalui analisis citra medis X-ray. Pada versi pertamanya, SIGAP-AI telah mampu menghasilkan finding serta clinical impression atau kesimpulan medis secara otomatis berdasarkan hasil pemindaian X-ray, sehingga dapat mendukung proses interpretasi radiologi secara lebih cepat dan efisien.
Pengembangan sistem ini dilakukan melalui kolaborasi dengan salah satu rumah sakit di kawasan Toba sebagai mitra penelitian. Pemanfaatan data medis lokal menjadi fokus utama dalam membangun model AI yang mampu mengenali karakteristik penyakit paru yang banyak ditemukan di Indonesia. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan sistem yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan layanan kesehatan di dalam negeri.
Ke depan, SIGAP-AI diharapkan dapat menjadi teknologi pendukung bagi tenaga kesehatan dalam mendeteksi penyakit paru sejak dini, meningkatkan akurasi analisis, serta memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Pengembangan ini juga menjadi bukti sinergi antara dunia akademik dan layanan kesehatan dalam menghadirkan inovasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.