Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Utara ke-81. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, dipusatkan di Tarutung.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Sejumlah komoditas kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, di antaranya minyak goreng sebanyak 7.200 liter dengan harga Rp15.000/liter, gula pasir 500 kg dengan harga Rp17.800/kg, tepung terigu 500 kg dengan harga Rp13.000/kg, serta telur sebanyak 200 papan dengan harga Rp48.000/kg.
Selain itu, tersedia pula sejumlah komoditas pangan lainnya seperti cabai merah, bawang merah dan tomat.
Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat terbantu. Biarlah kegiatan ini dapat berdampak kepada masyarakat. Kita harus mengutamakan masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan kali pertama dilaksanakan.
Kegiatan serupa telah dilakukan pada bulan sebelumnya sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini juga merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan Perwakilan Bank Indonesia Cabang Sibolga dan Perum Bulog, yang memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan.
Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan pangan murah ke depan dapat semakin melibatkan dan mengutamakan produk hasil pertanian Tapanuli Utara, sehingga tidak hanya membantu masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberikan dampak bagi para petani dan perekonomian daerah.
“Ini juga merupakan hasil pertanian dari Tapanuli Utara. Saya berharap ke depan untuk kebutuhan MBG (Makan Bergizi Gratis) juga dapat berasal dari seluruh wilayah Tapanuli Utara, sehingga masyarakat kita, khususnya para petani, dapat semakin sejahtera,” ujar Bupati.
Gerakan Pangan Murah diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat perekonomian lokal, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tinggalkan Komentar