Salma Salsabil Sindir “Si Paling Benar” Lewat Single Terbaru, “Maha
Benar”
Salma
Salsabil kembali menyapa pendengar lewat single terbarunya, “Maha Benar”,
yang dirilis pada 25 September 2026. Lagu ini hadir dengan warna pop
ballad yang dibalut nuansa playful dan witty, membuat pesan sindirannya
terasa ringan, tetapi tetap kena.
“Maha
Benar” ditulis oleh Salma Salsabil bersama Clara Riva dan diproduseri
oleh S/EEK. Dengan durasi sekitar 3 menit 31 detik, lagu ini
mengangkat cerita tentang orang-orang yang gemar merasa paling tahu, mudah
menghakimi, hingga sibuk membicarakan kehidupan orang lain tanpa benar-benar
memahami apa yang sudah dilewati.
Lewat
lagu ini, Salma seolah mengingatkan bahwa kita nggak harus terus-menerus
membuktikan diri kepada orang lain. Setiap orang punya perjalanan dan standar
keberhasilannya masing-masing. Jadi, daripada sibuk memenuhi ekspektasi orang
lain, lebih baik fokus pada apa yang memang ingin kita capai.
Menariknya,
“Maha Benar” juga membawa pesan tentang pentingnya orang-orang terdekat. Di
tengah banyaknya komentar dan penilaian dari luar, dukungan sederhana dari
orang yang benar-benar memahami kita bisa terasa jauh lebih berarti. Bahkan,
satu pelukan dari orang terdekat bisa lebih menguatkan dibandingkan ribuan
kritik yang datang dari orang lain.
Judul “Maha
Benar” sendiri ditulis dengan huruf kecil. Hal ini menjadi penegasan bahwa
sindiran dalam lagu tersebut ditujukan kepada manusia atau mereka yang merasa
dirinya paling benar, bukan kepada Tuhan.
Dengan
lirik yang menyentil dan musik yang tetap terasa fun, “Maha Benar”
menjadi cara Salma Salsabil menyampaikan satu pesan sederhana: nggak semua
penilaian orang harus kita jadikan ukuran untuk menjalani hidup.
Lirik
lagu:
Stop, di tahun lalu
Jatuhku jadi lelucon kawananmu
Lantangnya, jari-jarimu
Menghakimiku seolah paling tau
Seakan berlomba
Dengan lainnya
Jadi boneka
Sedikit beda kau tak suka
Oh.. Tak bisa, kau buang-buang tenaga
Asal kau tau, ku mampu, tanpa dirimu
Setidaknya kau perlu tau
Kumenang, versi diriku
Asal kau tau, ku butuh, yang masih mau
Berikanku satu pelukan dibandingkan, sejuta makian
Diamnya aku, bukan kalahku
Teriakanmu, kuanggap jadi angin lalu
Kau tau, ku selangkah lebih maju
Darimu
Stop, di tahun lalu
Jatuhku jadi lelucon kawan-kawanmu
Seakan berlomba
Dengan lainnya
Jadi boneka
Sedikit beda kau tak suka
Oh.. Tak bisa, kau buang-buang tenaga
Asal kau tau, ku mampu, tanpa dirimu
Setidaknya kau perlu tau
Kumenang, versi diriku
Asal kau tau, ku butuh, yang masih mau
Berikanku satu pelukan dibandingkan, sejuta makian
Diamnya aku, bukan kalahku
Teriakanmu, kuanggap jadi angin lalu
Kau.. maha.. benar..
Ingatlah, ingat
Sama-sama.. manusia..
Asal kau tau, ku mampu, tanpa dirimu
Setidaknya kau perlu tau
Kumenang, versi diriku
Asal kau tau, ku butuh, yang masih mau
Berikanku satu pelukan dibandingkan, sejuta makian
Diamnya aku, bukan kalahku
Teriakanmu, kuanggap jadi angin lalu
Kau tau, ku selangkah lebih maju
Darimu
Tinggalkan Komentar