92.4 Del FM • Connecting You to Toba
Del FM

Rawat Raga, Jaga Jiwa: Labersa Toba Fantasi Gelar Jalan Sehat

Balige, 11 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Labersa Toba Fantasi menyelenggarakan kegiatan jalan sehat yang dirangkaikan dengan berbagai aktivitas edukatif, hiburan, dan pelayanan kesehatan pada Minggu, 11 Oktober 2026. Kegiatan ini mendapat antusiasme masyarakat dengan total penjualan tiket mencapai 929 tiket.

Mengangkat tema “Festival Suara Jiwa: Dengarkan Suaranya, Pahami Keunikannya, Hadirkan Perubahan”, yang diadaptasi dari kampanye Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa, mengurangi stigma terhadap individu yang mengalami masalah kesehatan jiwa, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli dan inklusif.

Rangkaian acara diawali dengan jalan sehat dan senam pagi yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kalangan. Suasana kegiatan semakin meriah dengan kehadiran Mastiani Sirait sebagai pembawa acara (MC) serta hiburan dari Band Balistik.

Selain aktivitas olahraga dan hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan lomba mewarnai anak. Lomba tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menjadi bagian dari kegiatan keluarga dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah talk show kesehatan jiwa bersama dr. Franky H. Sitepu, Sp.KJ, dokter spesialis kedokteran jiwa yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Kabupaten Toba. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memahami pentingnya mendengarkan pengalaman setiap individu, menghargai perbedaan, serta membangun kepedulian terhadap kesehatan jiwa di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, dr. Franky menyampaikan:

“Setiap individu memiliki suara, kebutuhan, dan aspirasi yang patut didengarkan, termasuk mereka yang mengalami masalah kesehatan jiwa. Tekanan, konflik, dan persoalan hidup merupakan bagian dari perjalanan setiap manusia, sehingga kesehatan jiwa menjadi hal yang dapat dialami oleh siapa saja. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengurangi stigma, membangun pemahaman, serta melibatkan individu dengan masalah kesehatan jiwa dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan mereka. Dengan mendengarkan, memahami, dan menghargai setiap suara, kita dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan mendukung pemulihan kesehatan jiwa.”

— dr. Franky H. Sitepu, Sp.KJ
Spesialis Kedokteran Jiwa

Tidak hanya berfokus pada edukasi kesehatan jiwa, kegiatan ini juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui keterlibatan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dan Puskesmas Tandang Buhit. Pemeriksaan kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta tes mata. Layanan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat juga diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Toba dan RS. HKBP Balige bekerja sama dengan Labersa Toba Fantasi. Dari 25 orang yang menjalani pemeriksaan sebagai calon pendonor, sebanyak 19 orang berhasil mendonorkan darah, sementara enam orang lainnya belum dapat mendonor karena hasil pemeriksaan awal belum memenuhi persyaratan, seperti tekanan darah atau kadar hemoglobin (Hb) yang tidak memenuhi kriteria, konsumsi obat rutin, maupun kurangnya waktu istirahat.

Dari kegiatan tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 19 kantong darah yang terdiri atas delapan kantong golongan O, enam kantong golongan A, empat kantong golongan B, dan satu kantong golongan AB. Hasil ini diharapkan dapat membantu mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain menghadirkan berbagai kegiatan kesehatan dan hiburan, acara ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan. Kehadiran UMKM memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada para peserta sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Partisipasi ini turut menambah keberagaman aktivitas selama acara berlangsung serta mencerminkan dukungan terhadap pengembangan usaha lokal dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Toba.

Keterlibatan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Puskesmas Tandang Buhit, PMI Kabupaten Toba, RS. HKBP Balige, serta para pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam mendukung terselenggaranya kegiatan yang mengintegrasikan edukasi kesehatan jiwa, pelayanan kesehatan fisik, aksi kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Kolaborasi ini mencerminkan pentingnya sinergi antara penyelenggara, instansi terkait, pelaku usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan bersama.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize menarik bagi para peserta. Perpaduan kegiatan jalan sehat, senam pagi, lomba mewarnai anak, talk show kesehatan jiwa, donor darah, pemeriksaan kesehatan, partisipasi UMKM, dan hiburan menjadikan kegiatan ini sebagai ruang kebersamaan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas positif.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Labersa Toba Fantasi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan jiwa dan kesehatan fisik dapat terus meningkat. Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki suara yang patut didengarkan dan dihargai. Dengan membangun pemahaman, mengurangi stigma, memperkuat kolaborasi berbagai pihak, serta mendukung partisipasi pelaku usaha lokal, diharapkan tercipta lingkungan masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan mendukung kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Komentar

Hubungi Del FM Online

Silakan pilih saluran chat yang Anda inginkan:

Chat via WhatsApp
Respon cepat via WA: 0811-6219-924
📣 LAPOR DEL FM
Portal Resmi

Sarana pengaduan, aspirasi, dan kritik masyarakat. Setiap laporan akan kami terima, verifikasi, dan tindak lanjuti secara transparan & responsif.